Tidak bermaksud untuk beriklan, tetapi semoga ada hikmah yang dapat dipetik dari pengalaman hidup yang saya dapati beberapa waktu kemarin.

Sekitar awal mei kalo nggak salah saya merasa ada yang tidak beres dengan diri saya. Saya merasa sakit di bagian kepala dan tengkuk. Setelah di cek di dokter ternyata saya terkena hipertensi. Kontan saya shock, karena saya tahu bahwa ini adalah penyakit yang menurun dari kedua orang tua saya. Ketakutan saya justru semakin memperparah keadaan karena menimbulkan stress yang berkepanjangan.

Kemudian saya mencoba mengkonsumsi oxxy bahwa istri saya saya minta menjadi member. Beberapa hari mengkonsumsi ternyata ada kendala di kantong. Maklum, 1 botol Oxy setara dengan uang Rp 5.500-an. Kemudian saya mencoba pijat di Sragen, dan alhamdulillah, beberapa waktu bisa terkurangi sakitnya.

Namun sakit di bagian kepala tidak kunjung reda. Sakit yang luar biasa. Hingga akhirnya, kalo ga salah 21 Mei 2008 saya minta untuk di hijamah (bekam) pada seorang guru SD tetangga desa. Tidak main-main, saya langsung minta di bekam di bagian kepala selain di bagian tubuh yang lain. Subhanallah, alhamdulillah, sakit kepala itu hilang seketika.

Selang sepekan kemudian sakit pindah ke kaki, mulanya saya mengira itu aalah pembebngkakan pembuluh darah di kaki. Sakitnya luar biasa, sehingga ketika mengantar anak-anak perpisahan di Jogja pun hasur sambil menahan sakit. Sepulang dari jogja saya sempatkan ke dokter spesialisa dalam, dan ternyata saya terneka rematik, dan diresep obat. Selang beberapa waktu saya teringat dengan bekam, dan saya minta untuk bekam di kamai, dan alhamdulillah pagi harinya sakit di kaki itu langsung sirna (Allahu Akbar).

Kemudian saya mencoba berkonsultasi dengan pak Sis (yang mbekam saya), dan beliau menyarankan agar saya berpindah ke pengobatan herba untuk penyembuhan holistik (menyeluruh). Saya pun kemudian mengkonsumsi rosella dan lainnya.

Sehari sebelum saya berangkat ke Ciputat mengikuti PeTIK saya minta dibekam lagi untuk memastikan kondisi saya fit mengikuti pelatihan, selain saya juga minta herba uang mudah saya bawa untuk hipertensi dan menyembuhkan rematik agar tidak kambuh (hehe, saya mencoba meninggalkan obat walaupun istri saya seorang apoteker). Dan beliau membekali saya KOPI RADIX.

Mulanya saya sanksi minum kopi karena saya punya keluhan mag, dan saya taku jantung berdebar. Sesaat di Ciputata dan pertama kali minun ternyata betul dugaan saya, jantung langsung berdegup kencang. Wadhuh, gawat nich…. Paginya saya mecoba mencari informasi tentang kopi radix dan saya dapati ternyata salah salah minum. Mestinya diseduh dengan air panas agar zat-zatnya dapat luruh. Setelah tahu itu saya coba minun pagi dan malam. Memang yang bikin tidak enak adalah efek diuretic nya, sehingga saya harus bolak-balik ke urinior.

Sambil pelathan saya terus mencariu informasi tentang kopi radix ini dan mencari tahu tentang pengobatan ala Nabi. Alhamdulillah kemudian saya ketemu dengan pak Agung Yulianto yang memberi informasi di tengah saya mengikuti pelatihan. Sepulang dari pelatihan saya masih rutin mengkonsumsi kopi radix sekaigus menghabiskan sisa.

Kemudian atas dorongan istri, aku mencoba untuk mendalami pengobatan ala Nabi (Thibbun Nabawi) atau Farmasi Islam. Sehingga kelak setidaknya kelak bisa bermanfaat untuk keluarga. Pertengah bulan juli ini aku berkesempatan mengikuti PBC di Hotel Grasia Semarang. Alhamdulillah,hati dan pemikiranku benar-benar tercerahnya. Ternyata ISlam punya solusi kaffah dalam menyembuhkan. Dokter Thibbun Nabawi Lulusan Mesir justru banyak dipakai di Universitas Barat, sementara kita justru yakin dengan pengobatan ala barat. Di pelatihan dikenalkan bagaimana mendeteksi penyakit lewat telapak tangan, iris mata, dan dasar  bekam.

Hari Jum’at kemarin, istiku tercantik mencoba One Med untuk mengetahui sudah hamil atau belum. Mulanya kami pesimis, karena sudah 1 tahun lebih belum diberi momongan sehingga pagi itu nge-tes urine dengan ogah ogahan. Namun Subhanallah, Allah Maha Besar, ternyata istriku positif hamil. Karena belum yakin, maka berita itu masih kurahasiakan.
Sabtunya dicoba lagi untuk dites. Kali ini untuk lebih meyakinyakan dipakai 2 tester dari 2 produsen yang berbeda, dan hasilnya memang positif. baru kemudian keluarga kuberitahu. Untuk lebih meyakinkan lagi sekali lagi tadi pagi di tes dengan yang lebih mahal, dan hasilnya memang positif, alhamdulillah.

Aku baru menyadari kalau di dalam kopi radix terdapat 7 macam herba yang sangat berkhasiat, salah satunya adalah tongkat ali yang khasiatnya lebih dari ginseng dan itu salah satu jalan dari Allah menjadikan istriku hamil.

Sebagai wujud syukurku, Insya Allah aku mencoba membantu teman-temanku yang masih menunggu momongan dengan Kopi Radix yang atas Ijin Allah bisa membantukua, Insya ALlah