Pagi itu jam 6.00 pagi aku sudah berkemas ke Disdik Propinsi. Sesaat memasukkan berkas dan checking akhir, ternyata ada 1 lembar pernyataan yang tidak ada. Tanpa buang waktu, aku ke sekolah untuk nge-print dan jam 7.30 aku berangkat ke semarang

Aku sadar kalo ini hari senin, sehingga aku sudah siap dengan kemungkinan jalan ramai dan macet. Ditambah sedikit masalah di perut yang menjadikan perjalanan ini sangat menyiksa. Alhamdulillah, akhirnya aku sampe di Kantor Disdik Prop jateng, Jl Pahlawan Semarang. Sesaat keluar dari tempat parkir, aku didahului oleh seorang yang mengenakan seragam NOC pdkjateng.go.id. Ketika kutanya tentang ict ddan tik, beliaunya tidak banyak tau. Ohhhh, tenaga outsourching barangkali…

Setelah beli map dan foto copy aku langsung ke ruang TU di Gedung A. Alhamdulillah, aku diterima sangat baik dan ramah, tak kusangka. “Bu, minta informasi surat dari Pustekkom seperti ini didisposisi kemana ya bu?” tanyaku sembari memberikan copy surat dari Pustekkom. Dengan sigap beliau segera membuka buku agenda dan menulis sesuatu di sebuah potongan kertas. “Silahkan ke Ruang Pak Ka Dinas di lantai 2 ya pak” Jawab ibu itu yang aku tidak sempat tau namanya. “Terima kasih ya bu.” Ucapku sembari menerima kertas itu.

Tanpa buang waktu aku bergegas ke lantai 2 dan tidak sulit menjumpai Ruang Ka Dinas. Setelah masuk dan ketemu ajudan kertas yang kubawa dari TU kuserahkan dan kembali kutanyakan disposisi surat itu. “Bapak ke Renbang Gedung B Lantai 1 ya” ucap beliau ramah. Setelah berterima kasih aku turun dan langsung menuju Bagian Renbang. Disana aku ketemu Bu Endang untuk bisa tau surat itu diterimakan siapa. Bu Endang kaget dengan copy surat yang kubawa kemudian aku dilempar ke Pak Supardi yang menginterogasiku. “Mana surat penugasan dari Dinas pendidikan kabupaten?” Tanya beliau tanpa mau mendengar penjelasanku. Setelah sedikit bersitegang, beliau kemudian menyuruhku menemui Pak Arief.

“Maaf pak, saya mau minta informasi tentang surat dari pustekkom ini” tanyaku pada pak Arief. Sejenak beliau melihat surat yang kubawa, kemudian “Lha ini suratnya baru saja kubaca” jawab beliau kaget. Subhanallah ternyata aku dating di saat yang sangat tepat. Maha Suci Allah yang telah mengatur segalanya tepat sesuai kadarnya. Pak Arief bahkan sempat minta saran/pendapatku tentang siapa yang akan dikirim ke Pustekkom. Wah, aku kan jadi ga enak. . . . Setelah bercakap dianggap cukup, kemudian aku mohon pamit dan beliau sangat berterima kasih atas kedatanganku saat itu dan aku didaftar di urutan pertama. Subhanallah terima kasih ALLAH….

Rabbanaa ma khalaqta haadza bathilan subhanaka faqinaa adzaabannaar.. Alhamdulillah ternyata semua scenario Allah tepat telah diukur. Hanya kadang kita saja yang tidak siap menerimanya. Insya Allah kalau aku diijinkan mengikuti Pelatihan ini, semua karena ijin dan perkenan Allah semata yang tahun lalu memberiku kesempatan mengikuti Intel Teach yang pendaftarannya melalui email. Dan sama sekali tidak pernah ada kaitan dan hubungannya dengan posisi adikku yang kebetulan mengemban amanah sebagai Koordinator ICT center Kendal. Bahkan dia sempat kaget ketika waktui itu aku di Jakarta mengikuti Intel Teach dan sekarang aku mendaftar CST.

Selanjutnya aku tinggal menunggu saja sambil berharap….. Insya Allah….