Misi Proyek Jardiknas


Jardiknas merupakan salah satu terobosan strategis penyediaan infrastruktur & konektifitas jaringan skala nasional sebagai “Layanan Dasar” pembangunan TIK untuk pendidikan nasional.
Peran Jardiknas sangat penting dalam upaya pemerintah untuk melaksanakan integrasi, efisiensi dan efektifitas penyediaan konektifitas TIK yang relatif murah dan terjangkau bagi masyarakat pendidikan.

Peran TIK sebagai salah satu “Alat” (tool) pendukung utama penerapan 3 pilar kebijakan strategik pendidikan nasional:
1. Pemerataan akses pendidikan
2. Peningkatan mutu pendidikan

3. Peningkatan akuntabilitas pendidikan

Faktor utama pembangunan TIK untuk pendidikan nasional:
1. Komitmen terhadap kebijakan

2. Penyediaan infrastruktur dan konektifitas

3. Pengembangan konten/materi yang tepat
4. Peningkatan pemahaman dan kemandirian SDM

:: Historis Proyek Jardiknas ::


TAHUN 2006


Intranet Jardiknas (Jejaring Pendidikan Nasional)
1. DIKMENJUR: 464 Lokasi Kantor institusi di Lingkungan Depdiknas

2. INHERENT (Indonesia Higher Education Network): 33 Nodes Perguruan Tinggi berbasis Dedicated Line (Clear Channel)


INHERENT 2006


Koneksi clear channel dengan Media Fiber Optic, Radio GMD dan VSAT dan memiliki Redundant Link dengan mekanisme Self Healing Ring.
Terdiri atas 3 kelompok konektivitas yaitu :
1. Advanced Network – Bandwidth STM-1 (155 Mbps), menghubungkan 7 Nodes di Pulau Jawa.

2. Medium Network – Bandwidth 8 Mbps, menghubungkan 21 PTN di luar Pulau Jawa.

3. Basic Network – Bandwidth 2 Mbps, menghubungkan 4 PTN di luar Pulau Jawa.

Masa kontrak berakhir pada tanggal 31 Desember 2006.

DIKMENJUR 2006


Ruang lingkup layanan:
1. Akses koneksi ke internet Global 50 Mbps dan IIX 100 Mbps.
2. Koneksi Link VPN IP MPLS di 464 lokasi kantor DEPDIKNAS, terdiri atas:
– Departemen Pendidikan Nasional: 3 lokasi
– Dinas Pendidikan Provinsi: 33 lokasi
– Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota: 410 lokasi
– PPPPG: 2 lokasi

– Sanggar Kegiatan Belajar (SKB): 10 lokasi

– BPPLSP: 5 lokasi
– LPMP: 1 lokasi
Masa kontrak berakhir pada bulan April 2007.


Kontrak 2006


1. Jumlah Lokasi:
a. Inherent 33 lokasi | b. Jardiknas (Dikmenjur) 464 lokasi
2. Jumlah Bandwidth: 1.764.000 Kbps

3. Akses Internet: a. Internasional 50 Mbps | b. Nasional 100 Mbps
4. Jumlah NOC: –
5. Call Center: –

6. Bandwidth Management: tidak ada
7. Security Management: tidak ada
8. Nilai Proyek: Rp. 62,968 M
9. Jangka Waktu:

a. Inherent (5 bulan) = Agustus – Desember 2006

b. Jardiknas (6 bulan) = Oktober 2006 – Maret 2007

TAHUN 2007


1. Pengadaan Jasa Sewa Bandwidth Jardiknas & Kelengkapannya – Paket Nasional (INTRANET)
2. Pengadaan Jasa Sewa Bandwidth Jardiknas & Kelengkapannya – Paket International (INTERNET)
Proyek JARDIKNAS Tahun 2007 merupakan integrasi dan pengembangan dari 2 proyek yang sudah dilaksanakan di Tahun 2006 yaitu DIKMENJUR dan INHERENT.

JARDIKNAS 2007


– Telah terkoneksi 1014 lokasi yang merupakan integrasi INHERENT 2006 dan JARDIKNAS 2006 dan lokasi tambahan.

– Keseluruhan lokasi terintegrasi dalam 3 NOC (2 diantaranya di lokasi TELKOM)

– Penyediaan Link 2 x 100 Mbps ke Open IX
– Penyediaan link internet intemasional 2 x 50 Mbps (TELKOM) dan 1 x 100 Mbps (INDOSAT)

– Penyediaan Call Center (IN Number 500-005)
– Jasa Transfer Resources ½ Blok IP Publik Kelas B (32.168 IP)


Kontrak 2007

1. Jumlah Lokasi: a. Inherent 40 lokasi | b. Jardiknas (Biro PKLN) 853 lokasi | c. Non-Inherent 121 lokasi
2. Jumlah Bandwidth: 1.884.592 Kbps
3. Akses Internet:
a. Internasional 200 Mbps (STIX 50 Mbps | HK 50 Mbps | USA 100 Mbps) | b. Nasional 200 Mbps (2×100 Mbps)
4. Jumlah NOC: 3
(NOC Telkom Jakarta | NOC Telkom Surabaya | NOC Depdiknas Senayan)
5. Call Center: 2 (Biro PKLN Jakarta & Polinema Malang)
6. Bandwidth Management: tidak ada

7. Security Management: tidak ada
8. Nilai Proyek: Rp. 105,3 M
9. Jangka Waktu:

a. Paket Nasional – Intranet (5 bulan + Amandemen 1 bulan) = Oktober 2007 – Maret 2008

b. Paket Internasional – Internet (6 bulan) = Oktober 2007 – Maret 2008

TAHUN 2008

SPEEDY SCHOOLNET 2008


(Proyek yang Sedang Dikembangkan)

– Layanan akses data menggunakan infrastruktur Speedy, dengan akses informasi ke Jaringan Jardiknas.
– Bandwidth 384/64 Kbps, Unlimited Usage, satu cloud dengan VRF Jardiknas, penggunaan IP Private (IP Jardiknas).

– Permintaan DEPDIKNAS: Tarif khusus dan berlaku nasional.


Sumber:
http://maskwarta.blogspot.com/2008/04/j-r-d-i-k-n-s.html
Project Jardiknas | Telkom Solution | Business Partner