Sejak aku membaca undangan reuni alumni sma almamaterku, aku sudah membaca nuansa politis. Aku masih menduga-duga apakah ada kaitannya dengan pilgub atau untuk pilpres mendatang. Kecurigaanku cukup beralasan karena acara itu digagas oleh salah seorang petinggi di kabupaten ini yang memiliki suara partai mayoritas.

Sebagai alumni aku juga heran, kenapa tidak semua alumni diundang? (maklum, aku juga alumni sma ini lho). Selain itu, tidak pernah terdengar adanya rapat-rapat panitia reuni. Apalagi undangan itu baru kulihat 2 hari sebelum acara diselenggarakan. Hmmmmm…. Biarpun semua guru dan karyawan diundang, aku sama sekali tidak tertarik untuk menghadiri acara itu….

Firasatku benar. Salah seorang alumni sma muhammadiyah 1 weleri yang sekarang menjadi petinggi di kabupaten kendal minta restu dan dukungan untuk maju sebagai “kendal 1”. Hehe……

Kalo bagiku sich, siapaun yang kelak maju sebagai “kendal 1”, orangnya harus kredibel dan punya kapabilitas. Selain itu juga harus memiliki integritas yang tinggi serta “bersih”. Tak peduli apakah dia laki-laki atao perempuan, Yang penting, mau memikirkan rakyat, bukan nya menyengsarakan rakyat.

Ahhh……, pilbup masih lama kok……