Ada artikel menarik dari suara merdeka edisi hari ini. Semoga bermanfaat

Pada tahun 2008 rasio sekolah menengah kejuruan (SMK) dan sekolah menengah umum (SMU) diharapkan mencapai 60:40. Pada akhir tahun 2009 diharapkan bisa mencapai 70:30.
Hal itu dilakukan karena lulusan sekolah kejuruan lebih mudah masuk ke pasar kerja  dibandingkan lulusan sekolah umum karena mata pelajaran di sekolah itu sudah disertai dengan praktik ketrampilan.

Demikian disampaikan pakar pendidikan Prof Dr Herminarto Sofyan yang juga Pembantu Rektor (PR) III UNY ketika membacakan pidato pengukuhannya sebagai guru besar pada rapat terbuka senat UNY di kampus Karangmalang, Yogyakarta, Sabtu (16/2).

Menurut dia, kebijakan itu akan membawa konsekuensi pada penyediaan tenaga guru kejuruan yang memiliki kompetensi guru kejuruan dan berkualitas. Dan itu juga menjadi tantangan bagi LPTK (lembaga pendidikan tenaga kependidikan) sebagai lembaga penghasil calon tenaga guru khususnya guru kejuruan.

Besar

Di sisi lain karena harapan pemerintah terhadap sekolah kejuruan begitu besar, membawa konsekuensi pada penyelenggaraan pendidikan khususnya proses pembelajaran. Karena itu, pembelajaran harus diupayakan seoptimal mungkin agar mampu menghasilkan lulusan sekolah kejuruan yang memenuhi kompetensi sebagaimana dipersyaratkan oleh dunia kerja.

’’Hal ini bisa terwujud apabila pembelajaran di sekolah kejuruan berlangsung secara efektif,’’ ujarnya.
Ditandaskan oleh PR III UNY itu, pembelajaran akan efektif bila mampu mengantarkan peserta didik berpikir produktif, sehingga peserta didik menjadi cerdas, kritis, dan kreatif serta mampu menyelesaikan masalah kehidupan mereka sehari-hari.

Namun sebagian besar praktik pembelajaran di perguruan tinggi masih menggunakan cara-cara lama yang dikembangkan dengan menggunakan intuisi atau berdasarkan pengalaman-pengalaman sejawat.
’’Sebagian besar dosen belum banyak mengkaji tentang proses belajar dan membangun sistem pembelajaran dan sistem administrasi yang didasarkan pada apa yang diketahui tentang proses belajar itu,’’ tambahnya.