Hari ini saya harus membuat keputusan yang sangat berat. Keputusan yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya karena menyangkut sebuah idealisme.

Keputusan itu adalah saya harus meninggalkan pramuka di sekolah ini. Saya mengundurkan diri dari status sebagai pembina pramuka. Hal ini saya lakukan karena pertimbangan 3 hal :

Pertama, tidak adanya komitmen dari sekolah tentang ekstra wajib. Kedua, saya merasa ditinggalkan dan dikhianati oleh para alumnus ambalan tercinta. Alumnus yang sama sekali sudah melupakan ambalan. Dan yang ketiga, saya ditinggal sendirian oleh orang yang dulu berharap saya mendampingi ambalan ini.

Memang berat sekali keputusan ini, namun inilah sikap yang harus saya ambil. Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Kak Bambang BSU karena saya tidak dapat melanjutkan perjuangan di ambalan. Demikian pula teman-teman alumnus ambalan, saya mohon maaf tidak dapat lagi ngurusi ambalan.

Maafkan atas keputusan ini