Category: Thibbun Nabawi


Dewasa ini kita banyak disodori bermacam-macam model terapi penyakit. Pengobatan Kedokteran modern memang belum bisa memberikan solusi yang menyeluruh terhadap berbagai macam penyakit yang ada di tengah-tengah masyarakat. Banyak jenis penyakit yang memaksa para dokter angkat bahu dan hanya bisa memvonis sisa umur yang masih dapat dinikmati sang pasien.
Akibat dari hal ini adalah banyaknya pasien yang mulai menaruh ketidakpercayaan terhadap terapi kedokteran modern barat. Dan ini memang sudah sewajarnya terjadi. Yang tidak wajar adalah banyaknya orang yang akhirnya ikut-ikutan mendiagnosa penyakitnya sendiri bahkan juga penyakit orang lain, lantas bagaikan seorang dokter spesialis mereka memberikan solusi terapinya. Seakan-akan diagnosanya pasti benar sehingga dengan yakinnya merekomendasikan obat alternatif bagi si sakit.
Beberapa macam obat alternatif banyak beredar dan dikenal dengan baik oleh masyarakat. Meskipun demikian yang sering terjadi di masyarakat adalah kesalahpahaman terhadap obat-obatan alternatif tersebut. Kebanyakan hanya latah ikut-ikutan tanpa memahami khasiat yang sesungguhnya. Namanya juga ikut-ikutan.
Contohnya adalah, pada saat diperkenalkan daun Mahkota Dewa sebagai alternatif pengobatan, semua orang menoleh ke obat tersebut. Apalagi diisukan obat ini bisa memberantas segala macam penyakit. Lalu muncullah buah Mengkudu. Disusul dengan Buah Merah. Sebentar lagi mungkin akan muncul buah yang lain, dengan khasiat yang berbeda pula. Namanya juga jualan…..

Bekam, Pilihan Pertama..!!
Rasulullah saw bersabda : “Pada malam aku diisra’kan, aku tidak melewati sekumpulan malaikat melainkan mereka berkata,’Wahai Muhammad, suruhlah umatmu melakukan bekam.” (HR. Ibnu Majah dan At Tirmidzi)
Sabda beliau yang lain : “Kalau lah dalam sesuatu dari apa yang kalian pergunakan untuk berobat adalah baik, maka hal itu adalah berbekam.” (Shahih Sunan Abu Dawud)
“Sebaik-baik pengobatan yang kalian lakukan adalah berbekam.” (Shahih menurut syarat Asy Syaikhainy)
Dari hadits-hadits di atas, nyatalah bagi kita bahwa berbekam itu merupakan pengobatan pilihan pertama, bukan alternatif kedua.

Definisi
Hijamah atau berbekam menurut bahasa adalah ungkapan tentang menghisap darah dan mengeluarkannya dari permukaan kulit, yang lantas ditampung di dalam gelas bekam, yang menyebabkan pemusatan dan penarikan darah di sana. Lalu dilakukan penyayatan permukaan kulit dengan pisau bedah, untuk mengeluarkan darah.

Khasiat Berbekam (Hijamah)
Sebagian kecil yang bisa disebutkan disini adalah :
1. Sakit kepala secara umum.
2. Pusing-pusing yang bersifat sementara.
3. Migraine.
4. Hemiplegia (lumpuh separo).
5. Perdarahan otak.
6. Bermacam sakit di wajah, seperti sakit gigi, telinga, mata, dan hidung
7. Varises.
8. Rheumatik.
9. Low Back Pain.
10. Gout (encok)
11. Hemorhoid (wasir)
12. Haid tidak teratur.
13. Elephantiasis (kaki gajah)
14. Sesak nafas.
15. Mata bengkak (exophtalmus, proptosis)
16. Liver maupun limpa.
17. Enuresis (ngompol)
18. Konstipasi/sembelit.
19. Furunkel/bisul.
Dan masih banyak penyakit-penyakit lain yang tidak diketahui kecuali oleh Allah semata, dan Dia lah yang Maha Penyembuh.

Larangan Berbekam.
Orang tua renta yang sakit tanpa daya dan upaya. Penderita tekanan darah sangat rendah (dianjurkan minum habbatussauda). Penderita sakit kudis. Penderita diabetes mellitus . Perut wanita yang sedang hamil. Wanita yang sedang haid. Orang yang sedang minum obat pengencer darah. Penderita leukemia, thrombosit, alergi kulit serius. Orang yang sangat letih / kelaparan / kenyang / kehausan / gugup. :.
Anggota bagian tubuh yang tidak boleh di-bekam : Mata, telinga, hidung, mulut, puting susu, alat kelamin, dubur. Area tubuh yang banyak simpul limpa. Area tubuh yang dekat pembuluh besar. Bagian tubuh yang ada varises, tumor, retak tulang, jaringan luka .
Imam asy-Syuyuthi menukil pendapat Ibnu Umar, bahwa berbekam dalam keadaan perut kosong itu adalah paling baik karena dalam hal itu terdapat kesembuhan. Maka disarankan bagi yang hendak berbekam untuk tidak makan-makanan berat 2-3 jam sebelumnya.

Waktu Bekam.
Sebaiknya berbekam dilakukan pada pertengahan bulan, karena darah kotor berhimpun dan lebih terangsang (darah sedang pada puncak gejolak). Anas bin Malik r.a. menceritakan bahwa : “Rasulullah SAW biasa melakukan hijamah pada pelipis dan pundaknya. Beliau melakukannya pada hari ketujuhbelas, kesembilanbelas atau keduapuluhsatu.” (Diriwayatkan oleh Ahmad). . :.
Pemilihan waktu bekam adalah sebagai tindakan preventif untuk menjaga kesehatan dan penjagaan diri terhadap penyakit. Adapun untuk pengobatan penyakit, maka harus dilakukan kapan pun pada saat dibutuhkan. Dalam hal ini Imam Ahmad melakukan bekam pada hari apa saja ketika diperlukan. Hal ini berdasarkan ucapan Rasulullah SAW : “Jangan sampai mengalami ketidakstabilan darah, karena itu bisa mematikan.” .. .
Ibnul Qayyim berkata :, “Pengarang Al Qanun berkata, Diperintahkan penggunaan bekam bukan pada awal bulan (Qamariyah), karena cairan-cairan dalam tubuh kurang aktif bergerak dan tidak normal. Bukan pula akhir bulan, karena cairan-cairan itu berkurang. Yang baik ialah pada pertengahan bulan, ketika cairan-cairan di dalam tubuh bergolak dan mencapai puncak penambahannya, karena bertambahnya cahaya dari rembulan.’

Anjuran
Janganlah kita gampang termakan bujukan rayuan terapi alternatif yang belum kita ketahui ilmunya, hanya sekedar mengikuti trend yang berlaku.
Terapi bekam ini sudah mendapat lisensi dari tabib nomor wahid yakni Rasulullah saw. Bahkan para malaikat pun turut serta menganjurkannya. Kurang apa? Kenapa kita malah lebih yakin terhadap promosi para ‘bakul jamu’ yang memang diakui kepandaiannya di dalam menggaet konsumennya? Padahal ketika anda memasukkan segala macem obat tadi ke dalam tubuh, saat itu juga anda mempertaruhkan keselamatan jasmani anda.
Terapi Bekam bukanlah terapi alternatif, akan tetapi terapi pilihan utama. Selain kesembuhan bisa didapat, kita juga mendapat fadhilah ittiba’ Nabi saw.
Kepada siapa anda lebih percaya? Kepada sabda Nabi saw ataukah kepada tetangga anda yang sering menganjurkan terapi ini dan itu, tetapi di saat anda mendapat kerugian dari terapinya, tetangga anda tidak mau bertanggung jawab atas anjurannya.
Jasmani anda terlalu mahal untuk dipertaruhkan demi mengikuti anjuran tetangga yang buta sama sekali terhadap penyakit anda.
Bagi anda yang masih suka menyarankan terapi bagi sahabat dan karib kerabatnya, pilihlah terapi bekam sebagai pilihan utama. Bukan Alternatif kedua.

KOPI RADIX SINERGIS

KOPI RADIX SINERGIS.KOPI RADIX terbuat dari ramuan sinergi 7 herba pilihan yang diramu dengan memperhatikan unsur – unsur penyakit (herba sebagai terapinya) yang diproses dengan standart mutu yang tinggi (memenuhi standar GMP WHO), suci, lagi halal. Langit disusun atas 7 lapis

Sebagaiimana dijelaskan oleh Ibnu Shina dalam kitabnya AT THIBBUN NABAWY bahwa terjadinya penyakit dikarenakan ketidak seimbangan unsure yang terjadi di dalam tubuh manusia, yakni panas, dingin, kering dan basah atu kombinasi dari keempat unsure tersebut (panas-kering,panas-basah,dingin-basah, kering-basah). Ketidak seimbangan inilah yang kemudian menyebabkan system imunitas (kekebalan tubuh) menurun sehingga mudah mengalami gangguan kesehatan (gangguan organ/terserang pathogen). Oleh karena itulah upaya untuk menrapi maslah tersebut adalah mengembalikan keseimbangan tubuh sehingga dapat memperbaiki fungsi organ dan menangkal serangan pathogen-patogen.

KEUANGGULAN KOPI RADIX
Bahan-bahan kopi radix

Kopi Radix dicampur dengan herba utama yaitu Akar Pasak Bumi atau Tongkat Ali (Eurycoma Longifolia Radix) disinergikan dengan 6 herba lain yaitu :

  • Halbban, unsur api sifat aromatik (menguatkan rahim, mencegah radikal bebas,memberi tenaga)
  • Teja lawang, unsur api sifat aromatik (memebri tenaga, pengimbangan angin, maag)
  • Pasak bumi, unsur Angin sifat pahit (bersifat mencuci racun,memberi tenaga, meningkatkan fungsi sexual, anti virus, anti kanker)
  • Tebu gajah, unsur air sifat manis (menurunkan panas, menetralisir kafein, anti-dot [anti racun], )
  • Mata pelanduk, unsur air sifat diuretic (menurunkan panas, nyeri sendi,dll)
  • Morinda hutan, unsur tanah sifat kelat (mecuci darah, menurunkan darah tinngi,darah rendah,kualitas tidur,penyakit jantung, anti oksidan)
    Larak, unsur tanah sifat kelat (antioksidan)

Kekuatan Sinergi

  • Langit disusun atas 7 lapis
  • Bumi tersusun atas 7 bagian
  • Air laut terpisah atas 7 pembatas
  • Putaran thoaf terdiri atas 7 putaran
  • Bumi tercipta atas 7 masa
  • Pemuda kaffi berjumlah 7
  • Lempar jumroh sebanyak 7X setiap lemparan
  • Khasiat Kopi Radix :
    Meningkatkan sexual, menurunkan demam, sakit sendi, sakit pinggang (ginjal), deep sleeping, batuk, lever, sakit telinga, anti tumor, anti kanker, mencegah radikal bebas, ramuan selepas bersalin, keputihan baik untuk wanita hamil, kencing manis, darah tinggi, darah rendah, jantung, maag,TBC, thyroid, mencegah kanker prostate,ketagihan rokok,narkoba

Tidak bermaksud untuk beriklan, tetapi semoga ada hikmah yang dapat dipetik dari pengalaman hidup yang saya dapati beberapa waktu kemarin.

Sekitar awal mei kalo nggak salah saya merasa ada yang tidak beres dengan diri saya. Saya merasa sakit di bagian kepala dan tengkuk. Setelah di cek di dokter ternyata saya terkena hipertensi. Kontan saya shock, karena saya tahu bahwa ini adalah penyakit yang menurun dari kedua orang tua saya. Ketakutan saya justru semakin memperparah keadaan karena menimbulkan stress yang berkepanjangan.

Kemudian saya mencoba mengkonsumsi oxxy bahwa istri saya saya minta menjadi member. Beberapa hari mengkonsumsi ternyata ada kendala di kantong. Maklum, 1 botol Oxy setara dengan uang Rp 5.500-an. Kemudian saya mencoba pijat di Sragen, dan alhamdulillah, beberapa waktu bisa terkurangi sakitnya.

Namun sakit di bagian kepala tidak kunjung reda. Sakit yang luar biasa. Hingga akhirnya, kalo ga salah 21 Mei 2008 saya minta untuk di hijamah (bekam) pada seorang guru SD tetangga desa. Tidak main-main, saya langsung minta di bekam di bagian kepala selain di bagian tubuh yang lain. Subhanallah, alhamdulillah, sakit kepala itu hilang seketika.

Selang sepekan kemudian sakit pindah ke kaki, mulanya saya mengira itu aalah pembebngkakan pembuluh darah di kaki. Sakitnya luar biasa, sehingga ketika mengantar anak-anak perpisahan di Jogja pun hasur sambil menahan sakit. Sepulang dari jogja saya sempatkan ke dokter spesialisa dalam, dan ternyata saya terneka rematik, dan diresep obat. Selang beberapa waktu saya teringat dengan bekam, dan saya minta untuk bekam di kamai, dan alhamdulillah pagi harinya sakit di kaki itu langsung sirna (Allahu Akbar).

Kemudian saya mencoba berkonsultasi dengan pak Sis (yang mbekam saya), dan beliau menyarankan agar saya berpindah ke pengobatan herba untuk penyembuhan holistik (menyeluruh). Saya pun kemudian mengkonsumsi rosella dan lainnya.

Sehari sebelum saya berangkat ke Ciputat mengikuti PeTIK saya minta dibekam lagi untuk memastikan kondisi saya fit mengikuti pelatihan, selain saya juga minta herba uang mudah saya bawa untuk hipertensi dan menyembuhkan rematik agar tidak kambuh (hehe, saya mencoba meninggalkan obat walaupun istri saya seorang apoteker). Dan beliau membekali saya KOPI RADIX.

Mulanya saya sanksi minum kopi karena saya punya keluhan mag, dan saya taku jantung berdebar. Sesaat di Ciputata dan pertama kali minun ternyata betul dugaan saya, jantung langsung berdegup kencang. Wadhuh, gawat nich…. Paginya saya mecoba mencari informasi tentang kopi radix dan saya dapati ternyata salah salah minum. Mestinya diseduh dengan air panas agar zat-zatnya dapat luruh. Setelah tahu itu saya coba minun pagi dan malam. Memang yang bikin tidak enak adalah efek diuretic nya, sehingga saya harus bolak-balik ke urinior.

Sambil pelathan saya terus mencariu informasi tentang kopi radix ini dan mencari tahu tentang pengobatan ala Nabi. Alhamdulillah kemudian saya ketemu dengan pak Agung Yulianto yang memberi informasi di tengah saya mengikuti pelatihan. Sepulang dari pelatihan saya masih rutin mengkonsumsi kopi radix sekaigus menghabiskan sisa.

Kemudian atas dorongan istri, aku mencoba untuk mendalami pengobatan ala Nabi (Thibbun Nabawi) atau Farmasi Islam. Sehingga kelak setidaknya kelak bisa bermanfaat untuk keluarga. Pertengah bulan juli ini aku berkesempatan mengikuti PBC di Hotel Grasia Semarang. Alhamdulillah,hati dan pemikiranku benar-benar tercerahnya. Ternyata ISlam punya solusi kaffah dalam menyembuhkan. Dokter Thibbun Nabawi Lulusan Mesir justru banyak dipakai di Universitas Barat, sementara kita justru yakin dengan pengobatan ala barat. Di pelatihan dikenalkan bagaimana mendeteksi penyakit lewat telapak tangan, iris mata, dan dasar  bekam.

Hari Jum’at kemarin, istiku tercantik mencoba One Med untuk mengetahui sudah hamil atau belum. Mulanya kami pesimis, karena sudah 1 tahun lebih belum diberi momongan sehingga pagi itu nge-tes urine dengan ogah ogahan. Namun Subhanallah, Allah Maha Besar, ternyata istriku positif hamil. Karena belum yakin, maka berita itu masih kurahasiakan.
Sabtunya dicoba lagi untuk dites. Kali ini untuk lebih meyakinyakan dipakai 2 tester dari 2 produsen yang berbeda, dan hasilnya memang positif. baru kemudian keluarga kuberitahu. Untuk lebih meyakinkan lagi sekali lagi tadi pagi di tes dengan yang lebih mahal, dan hasilnya memang positif, alhamdulillah.

Aku baru menyadari kalau di dalam kopi radix terdapat 7 macam herba yang sangat berkhasiat, salah satunya adalah tongkat ali yang khasiatnya lebih dari ginseng dan itu salah satu jalan dari Allah menjadikan istriku hamil.

Sebagai wujud syukurku, Insya Allah aku mencoba membantu teman-temanku yang masih menunggu momongan dengan Kopi Radix yang atas Ijin Allah bisa membantukua, Insya ALlah


Segala puji hanya milik Allah, Rabb seluruh alam. Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada hamba dan rasulNya beserta keluarga dan seluruh sahabatnya serta orang-orang yang berwala’ kepadanya sampai hari Kiamat. waba’du: berikut ini ada 30 buah hadits nabawi yang shohih mengenai hijamah (bekam). Mayoritas saya nukilkan dari kitab “Tartib ahaditsi shohihil jami’is shoghir” karya syeikh Al-Albani, tanpa rawi dan takhrij agar lebih ringkas. Saya memohon kepada Allah untuk berkenan menerima usaha ini dan memberikan manfaat kepada yang lain.

PERTAMA: KEUTAMAAN DAN PENTINGNYA HIJAMAH

Nabi SAW bersabda: “Jibril telah memberitahu saya bahwa hijamah adalah obat yang paling bermanfaat bagi manusia.”

Nabi SAW bersabda: “Obat yang termujarab untuk pengobatan kalian adalah hijamah dan qusthul bahri (kayu hindi, sejenis kayu yang bisa digunakan untuk obat dan pewangi).”

Nabi SAW bersabda: “Jika ada kebaikan dalam obat yang kalian gunakan, maka hal itu adalah hijamah.”

Nabi SAW bersabda: “Dalam hijamah mengandung obat penyembuh.”

Nabi SAW bersabda: “Sungguh hal terbaik yang kalian pergunakan untuk pengobatan adalah hijamah dan qusthul bahri. Maka janganlah menyiksa anak-anak kalian dengan ghumz (memijit anak tekak yang sakit pada tenggorokan anak dengan telunjuk).

Nabi SAW bersabda: “Kesembuhan ada pada tiga hal; menyayat kulit demi hijamah, meminum madu dan membakar dengan api hanya saja saya larang umatku dari membakar dengan api.”

Nabi SAW bersabda: “Hijamah ialah obat terbaik untuk digunakan terapi oleh manusia.”

Nabi SAW bersabda: “Sungguh dalam hijamah terdapat kesembuhan.”

Nabi SAW bersabda: “Barangsiapa yang mengalirkan sebagian darah ini (hijamah) maka tidak membahayakannya selama tidak mengobati sesuatu dengan sesuatu.”

Nabi SAW bersabda: “Hijamah mengandung obat dan keberkahan serta menambah kuat hafalan dan pemahaman.”

Nabi SAW bersabda: “Pada malam saya diisra’kan, saya tidak melewati sekelompok malaikat kecuali meraka mengatakan: Hai Muhammad, gunakanlah hijamah.”

Nabi SAW bersabda: “Sebaik-baik obat yang bisa kalian gunakan penyembuhan adalah hijamah.”

Nabi SAW bersabda: “Jika saja ada sesuatu yang mengandung penyembuhan, maka dalam isapan hijamah dan madu.”

Nabi SAW bersabda: “Pada malam saya diisra’kan, saya tidak melewati sekelompok malaikat kecuali meraka mengatakan: Hai Muhammad, suruhlah umatmu untuk melakukan hijamah.”

Nabi SAW bersabda: “Jika darah salah seorang kalian bergejolak maka lakukanlah hijamah. Karena darah bisa membunuh seseorang jika bergolak dalam dirinya.”

KEDUA: HARI TERBAIK UNTUK MELAKUKAN HIJAMAH

Nabi SAW bersabda: “Lakukanlah hijamah atas barokah dari Allah pada hari Kamis. Hindarilah hari Jum’at dan Sabtu serta Ahad untuk hijamah. Tapi lakukanlah pada hari Senin dan Selasa, karena hari itulah Allah menyembuhkan Ayub dari penyakitnya. Jauhilah hari Rabu karena pada hari ini Ayub ditimpa penyakit. Juga tidak muncul penyakit kusta dan lepra kecuali pada hari Rabu atau malam Rabu.”

KETIGA: SAAT HIJAMAH

Nabi SAW bersabda: “Hijamah sebelum makan dan minum adalah yang terbaik.”

Nabi SAW pernah melakukan hijamah sedangkan beliau dalam kondisi berpuasa.

KEEMPAT: WAKTU HIJAMAH

Nabi SAW bersabda: “Sungguh tanggal yang terbaik untuk melakukan hijamah adalah tanggal 17, 19 dan 21.”

Dulu Rasulullah SAW melakukan hijamah pada tanggal 17, 19 dan atau tanggal 21.”

Nabi SAW bersabda: “Barangsiapa yang melakukan hijamah dari suatu bulan tepat tanggal 17, 19 atau 21 maka baginya obat dari segala penyakit.”

Nabi SAW bersabda: “Barangsiapa yang ingin melakukan hijamah maka hendaknya ia memilih tanggal 17, 19 dan atau 21.”

KELIMA: TEMPAT-TEMPAT HIJAMAH

Dulu, jika ada yang mengadukan sakit kepala kepada Rasulullah r, maka beliau bersabda: “Pergi dan lakukanlah hijamah.” Dan jika mengadukan sakit pada kakinya, maka beliau menyuruhnya: “Pergi dan warnailah (lulurkanlah) dengan daun inai.”

Rasulullah SAW pernah melakukan hijamah dalam kondisi ihram di bagian atas tapak kakinya yang sakit.

Rasulullah SAW pernah melakukan hijamah saat berihram dari penyakit kepalanya. Dalam riwayat yang lain dituturkan: sebab pusing yang menimpa beliau.

Dulu Rasulullah SAW melakukan hijamah di kepalanya dan menamainya dengan ummu mughits (sebab faedahnya yang menakjubkan).

Rasulullah SAW pernah melakukan hijamah pada dua urat lehernya dan pada urat belakang yang terletak antara dua bahunya.

Rasulullah SAW pernah melakukan hijamah 3X pada dua urat lehernya dan pada urat belakang yang terletak antara dua bahunya.

Rasulullah SAW juga pernah melakukan hijamah pada bagian atas kepalanya dan pada urat yang terletak antara dua bahu belakang.

Rasulullah SAW pernah pula melakukan hijamah ala Mekkah yaitu dalam kondisi ihram dan dilakukan pada bagian tengah kepala.

Beliau juga pernah melakukan hijamah di bagian pangkal pahanya sebab penyakit disitu.

KEENAM: RINGKASAN

  1. Rasulullah SAW telah menerangkan bahwa hijamah adalah:
    1. Obat yang paling bermanfaat
    2. Obat yang mujarab
    3. Obat yang paling baik
    4. Obat yang paling afdhal
    5. Penyembuh (Membantu Kesembuhan)
  2. Rasulullah SAW telah menerangkan beberapa manfaat hijamah yaitu:
    1. Obat penawar
    2. Obat penyembuh
    3. Pengendali darah agar tidak bergolak
    4. Mengandung keberkahan
    5. Manambah daya hafal
    6. Menambah otak brilian.
  3. Urutan tanggal dan waktu hijamah seperti yang dinasehatkan Rasulullah SAW :
    1. Hari Kamis yang bertepatan dengan tanggal 17, 19 atau 21
    2. Hari Senin atau Selasa yang bertepatan dengan tiga tanggal tersebut
    3. Hari Kamis kapan saja yang tidak bertepatan dengan tiga tanggal di atas
    4. Hari Senin dan Selasa kapan saja yang tidak bertepatan dengan tiga tanggal di atas
  4. Hari-hari yang dilarang Rasulullah SAW untuk melakukan hijamah adalah:
    1. Hari Jum’at, Sabtu dan Ahad
    2. Hari Rabu, paling keras larangannya
  5. Waktu-waktu untuk melakukan hijamah adalah:
    1. Pada saat sebelum makan dan minum adalah yang terbaik
    2. Boleh pada setiap waktu
    3. Ditengah melakukan puasa
    4. Pada saat melakukan ihram.
  6. Tempat-tempat yang diriwayatkan Rasulullah SAW melakukan hijamah padanya:
    1. Kepala (ummul mughits)
    2. Leher
    3. Tempat di atas punggung antara dua bahu
    4. Tapak kaki bagian atas
    5. Pangkal paha
  7. Aneka manfaat dan faedah hijamah:
    1. Hadits-hadits Rasulullah SAW di atas menerangkan keutamaan agung dan kadar pentingnya hijamah serta mu’jizat nabawi.
    2. Hendaknya seorang muslim ketika melakukan hijamah, berniat melaksanakan ibadah kepada Allah dengan mengikuti sunnah Rasulullah SAW dan kemudian demi tujuan kesembuhan.
    3. Memohon pertolongan kepada Allah untuk ketenangan urat syaraf dan badan menjadi rileks
    4. Hendaknya menyibukkan diri dengan berdzikir kepada Allah saat melakukan hijamah
    5. Tak ada riwayat shohih dari Rasulullah SAW mengenai pembatasan waktu untuk mengulang hijamah. Demikian pula mengenai tempat yang diperbolehkan hijamah selain 5 tempat di atas. Hal ini sebaiknya dikonfirmasikan kepada pakarnya.
    6. Perintah melakukan hijamah adalah umum untuk pria dan wanita juga anak-anak.

Dan akhirnya, wa aakhiru da’waanaa anil hamdu lillaahi rabbil ‘aalamiin, wa shallallaahu ‘alaa Muhammadin wa ‘alaa aalihii wa shahbihii wa sallam. (ABU NABIEL AM. AFANDI)

PETUNJUK NABI DALAM MENGOBATI DEMAM

oleh :

Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyah

Temuat didalam Ash-Shahain, dari nafi’, dari ‘Umar, bahwa Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam berkata:”Sesungguhnya demam atau demam yang sangat adalah sebagian dari aroma neraka jahannam; maka dinginkanlah ia dengan air”.

Hadits ini menimbulkan banyak masalah bagi dokter yang bodoh, yang memandangnya sabagai peniadaan pengobatan bagi penyakit demam dan pencegahannya. Kami akan menjelaskan -dengan daya dan kekuatan Allah- segi dan maknanya. Maka kami katakan:

Seruan Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam ada dua macam: yang umum bagi penduduk bumi dan yang khusus bagi sebagian mereka. Yang pertama misalnya seruan baliau pada umumnya. Dan yang kedua seperti ucapan beliau:”Janganlah kamu menghadap kiblat dengan tahi dan air kencing. Dan jangan pula kamu membelakanginya; akan tetapi menghadaplahh ke timur atau ke barat”.

Ini bukanlah seruan kepada penduduk timur atau penduduk barat, juga bukan penduduk Irak. Tetapi ia adalah seruan kepada pendudukk Madinah dan kawasan yang serupa dengannya seperti syiria dan yang  lain. Juga ucapan baliau: “Apa yang ada diantara  timur dan barat adalah kiblat”.

Apabila yang demikian diketahui, maka seruan beliau didalam hadits ini adalah khusus bagi penduduk Hijaz dan siapa yang ada di sekitar mereka, sebab kebanyakan demam yang menyerang mereka dari jenis demam matahari dan aksidental yang terjadi karena terik sinar matahari. Dan ini dapat diatasi dengan air yang dingin, baik minum atau pun mandi. Sebab demam adalah panas aneh yang menyala di dalam hati dan tersebar darinya melalui –ruh dan darah di dalam urat nadi dan pembuluh darah– ke seluruh tubuh; sehingga nyala ia di dalamnya dengan nyala yang membahayakan perbuatan-perbuatan yang alamiah.

Demam terbagi menjadi dua bagian: demam aksidental yang terjadi karena humor, gerakan tubuh, sengatan terik matahari, sengatan panas yang amat sangat atau yang serupa dengan itu; dan demam penyakit, yang terbagi menjadi tiga macam. Ia tidak berada kecuali  pada meteri yang pertama, kemudian darinya panaslah seluruh  tubuh.

Apabila asalnya berhubungan dengan darah, maka ia dinamakan dengan demam –sehari. Dan apabila asalnya berhubungan dengan humor [Humor = salah satu cairan tubuh yang dulu dianggap menentukan kesehatan dan watak seseorang. Empat humor yang pertama adalah darah, lendir (phlegma), ciran empedu dan melancholy (black bile) peny.], maka ia dinamakan demam putrescent (keadaan yang sangat tidak enak), yang terbagi menjadi empat macam: bilious (kuning (penyakit hati atau empedu) penyakit yang disebabkan adanya kerusakan pada empedu), melanchoniac (ketidakteraturan fungsi mental, yang dicirikan oleh depresi berat pada semangat dan tindakan, berpikir suram dan ketakutan yang sering diiringi hayalan (delusi) yang jelas), phlegmi (lendir(cairan) dalam tubuh yang membuat orang malas) dan sanguinary (berkulit wajah merah yang sangat periang dan bersemangat).

Apabila asalnya berhubungann dengan organ utama yang keras, maka ia dinamakan demam hectic (penyakit yang menyebabkan TBC atau penyakit yang berakibat sejenisnya yang ditandai oleh pipi yang merah, dan kulit yang kering dan kuning). Dan bagian ini pun dibagi lagi menjadi beberapa jenis.

Demam kadang besar gunanya bagi badan melebihi pengobatan, seringkali demam-sehari dan demam putrescent menjadi penyebab kematangan bagi materi yang kasar, yang tidak akan matang kecuali dengan demam, dan menjadi penyebab bagi keterbukaan penyumbatan yang tidak dapat dicapai oleh obat-obatan pembukaan penyumbatan.

Demam juga menyembuhkan dengan cepat dan menakjubkan kebanyakan jenis penyakit mata yang baru dan yang lama, di samping kelumpuhan sebelah badan, kelumpuhn muka, kekejangan yang penuh dan banyak penyakit yang disebabkan oleh keletihan yang berat.

Beberapa orang dokter yang berjasa menceritakan kepadaku bahwa banyak penyakit yang kita akan beruntung karena demamnya, sebagai mana orang sakit yang merasa beruntung karena kesembuhan; sebab demam akan lebih bermanfaat baginya dari pada minum obat. Demam mematahkan humor dan materi yang rusak yang membahayakan tubuh. Apabila demam mematangkannya, maka ia akan dikurangi dengan pengobatan; sehingga demampun akan menyebabkan kesembuhan. Mungkin hadits di atas menunjukkan demam aksidental yang dapat dihilangkan dengan berbenam di dalam air sedingin es. Dengan demikian penderita tidak memerlukan pengobatan lain, sebab demam hanyalah kondisi panas yang berhubungan dengan darah, sehingga untuk menghilangkannya cukup hanya dengan kondisi dingin yang menenangkan dan memadamkan nyalanya, tanpa diperlukan pengosongan materi atau menunggu kematangann.

Mungkin pula hadits di atas meliputi semua jenis demam.

Galileo, dokter yang termashur, mengakui bahwa air dingin bermanfaat bagi demam. Dia menyatakan di dalam artikel yang kesepuluh dari kitabnya The access to healing:”Jika seorang lelaki muda yang baikingatan dan sehat, tidak menderita tumor pada sisi perutnya, mandi dengan air dingin pada waktu kepanasan, demam yang sangat atau berenang di dalamnya, akan bermannfaat baginya”. Dan katanya:”Dan kami memerintahkan yang demikian itu dengan tanpa ragu-ragu”.

Berkat Ar-Razi di dalam kitabnya yang besar:”Apabila tenaga kuat, demam tajam sekali dan kematangan nyata tanpa tumor di dalam perut dan tanpa burut, maka meminum air dingin akan memberi manfaat. Dan jika seseorang yang sakit itu gemuk, periodenya panas dan dia terbiasa menggunakan air dingin dari luar, maka yang demikian dibolehkan”.

Ucapan beliau “demam itu sebagian dari aroma neraka jahannam” barati sangat tajam dan kuat. Ini sama dengan ucapan beliau “Panas yang sangat itu sebagian dari aroma neraka jahannam”. Ini mengandung dua aspek:

Merupakan contoh yang diambil dari neraka untuk menunjuki hamba-hamba Allah sehingga mereka mau belajar darinya. Kemudian Allah telah menentukan kejadiannya karena sebab-sebab yang menuntutnya. Sebaagaimana pula bahw ruh, kegembiraan kesengan dan kenikmatan adlah sebagaian dari kenikmaran surga. Allah memunculkan di bumi ini sebagai suatu pelajaran dan petunjuk, dan dia telah menentukan pula kejadiannya dengan sebab-sebab yang menuntutnya.

Yang dimaksud hadits itu mungkin tasybih (perbandingan). Beliau juga membandingkan demam yang sangat dan akut dengan aroma neraka sebagai peringatan bagi jiwa dan sangat pedihnya azab neraka. Bahwa panas yang besar ini diserupakan dengan aromanya, yang akan menimpa siapa yang akan berdekatan dengannya karena panasnya yang sangat.

Al-Hamassi mengatakan:

Jika api cinta menyala di hatiku;

Aku dekati kantong air untuk mendinginkannya;

Jika air dapat mendinginkan bagian luar;

Maka apakah yang dapat mendinginkan bagian dalamnya?

Ucapan beliau “dengan air”; di dalamnya ada dua pendapat. Petama, bahwa ia adalah semua air; dan itulah yang benar. Kedua, bahwa ia adalah air zam-zam. Para pendukung pendapat ini berhujjah dengan apa yang diriwayatkan oleh Al-Bukari di dalam shahihnya, dari Abu Jamrah Nashr ibnu ‘Imran Adh-Dhuba’i: dia berkata: ketika aku duduk bersama ibnu Abbas di Makkah, aku terserang demam. Maka dia mengatakan:”Dinginkanlah ia dengann air, karena Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam pernah mengatakan:’Sesungguhnya demam itu sebagian dari aroma neraka jahannam; maka dinginkanlah ia dengan air’;atau beliau mengatakan:’dengan air zam-zam”.

Perawi hadits ini meragukannya. Seandainya dia memastikannya, tentulah itu merupakan perintah kepada penduduk Makkah untuk menggunakan air zam-zam karena zam-zam leluasa bagi mereka, dan perintah kepada selain mereka untuk menggunakan air yang ada pada mereka.  Kemudian orang yang berpendapat bahwa yang dimaksudkan oleh Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam adalah air pada umumnya, berbeda pendapat: Apakah yang dimaksudkan adalah bersedekah dengan air, karena sulit diterima akalnya menggunakan air dingin bagi penyakit demam dan kurang memahami maknanya. Padahal ucapan beliau mengandung aspek yang positif, yaitu balasan terhadap jenis amal. Maka sebagaimana nyala haus bagi orang yang kehausan dipadamkan dengan air yang dingin, Allah pun memadamkan nyala demam dari sebagai balasan yang setimpal. Ini diambil dari pemahaman hadits dan isyaratnya. Adapun yang dimaksud dengannya adalah penggunaan air.

Abu Nu’aim dan yang lain menyebutkan kata-kata ini dari Anas, dan dimarfu’kan kepada Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam: “Apabila salah seorang diantara kamu terserang demam, maka hendaklah dicipratkan kepadanya air selama tiga malam sebelum waktu sahur”.

Termuat didalam sunan ibnu Majah, dari Abu Hurairah yang dimarfu’kan kepada Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam:”Demam adalah bagian dari hembusan neraka jahannam, maka jauhkanlah ia darimu dengan air dingin”.

Termuat di dalam Al-Musnad dan yang lainnya, Dari Hadits Al-Hasan, dan dari Samurah yang dimarfu’kan kepada Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam:”Demam adalah potongan dari neraka maka dinginkanlah ia dengan air dingin”.

Adalah Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam apabila menderita demam, beliau meminta didatangkan kantong air, lalu beliau menyiramkan di kepala beliau lalu beliau mandi.

Termuat di dalam as-Sunan, dari Hadits Abu Hurairah, dia berkata: “Penyakit demam disebutkan di samping rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam, lalu seorang lelaki mencelanya. Maka Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam: “Janganlah engkau mencelanya, sebab ia menghapuskan dosa-dosa sebagai mana api menghilangkan karat besi”.

Oleh karena demam diikuti oleh pencegahan makanan yang tidak bermutu dan harus memakan makanan dan obat yang bermanfaat -yang padanya terdapat bantuan pemurnian bagi badan, penghilangann kotoran dan sisa-sisanya, pembersihan dari materi-materi yang tidak bermutu; demam berlaku  pada badan seperti api berlaku pada badan seperti api berlaku pada besi dalam menghilangkan karatnya dan membersihkan esensinya, yang sangat serupa dengan api ububan yang membersihkan esensi besi. Fakta inilah yang dimaklumi oleh dokter-dokter badan.

Adapun pembersihan demam terhadap hati dari kotoran dan dakinya serta pengeluaran kandungan – kandungnnya yang tidak bermutu; adalah merupakan urusan yang hanya diketahui dan ditemukan oleh dokter-dokter hati, sebagai mana diberitakan kepada mereka oleh Nabi mereka, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam. Akan tetapi apabila penyakit hati telah mencapai pada tingkatan yang tidak ada harapan lagi untuk disembuhkan, maka pengobatan seperti ini tidak akan bermanfaat baginya.

Demam bermanfaat bagi badan dan hati. Adalah tindak kezaliman dan permusuhan yang mencela penyakit  seperti ini.

Pada suatu kali ketika aku menderita suatu demam, aku ingat ucapan sebagian penyair yang mencelanya:

Penghapus dosa mengunjungiku dan mengucapkan selamat tinggal;

Celakalah si pengunjung dan si pengucapnya;

Ia mengatakan ketika hendak pergi;

Apa maumu? Ku jawab: Jangan kembali lagi!

Aku katakan: Celakalah dia karena mencela apa yang dilarang Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam mencelanya. Seandainya dia mengatakan:

Penghapus dosa mengunjungi pujaannya;

Selamat datang bagi pengunjung dan pengembara;

Ia mengatakan ketika hendak pergi;

Apa maumu ? Aku jawab: Janganlah pergi!

Akan lebih baik lagi jika ia mengatakan: Dan aku benar-benar menjauh darinya. Maka ia pun demam, segera menjauh dariku.

Telah diriwayatkan dalam satu atsar, yang tidak aku ketahui hal ihwalnya:”Demam sehari adalah kaffarah setahun”. Dalam hal ini ada dua pendapat:

Demam yang memasuki setiap anggota dan ruas tubuh, yang jumlahnya tiga ratus enam puluh ruas, untuk menghapuskan dosa-dosa hari ini sesuai dengan jumlah ruas.

Demam memberikan pengaruh kepada badan yang tidak hilang secara keseluruhan dalam setahun, seperti dikatakan Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam: “Barang siapa  yang meminum khamr, maka sholatnya tidak akan diterima selama empat puluh hari”. Ini berarti bekas khamr akan tetap berada dalam perut hamba Allah, Uratnya dan anggota badannya selama empat puluh hari. Wallahua’lam.

Berkata Abu Hurairah: “Tidak ada satu penyakitpun yang menimpaku, yang lebih aku sukai , selain demam; karena ia masuk ke dalam setiap anggota badanku dan Allah Ta’ala memberikan kepada setiap anggota bagian pahalanya”.

At-Tarmidzi meriwayatkan di dalam Al-jami’nya, dari hadits ibnu Rafi’ ibnu Khadij, yang dimarfu’kan kepada Nabi: “Apabila salah seorang diantara kamu ditimpa demam, dan demam adalah sepotong dari neraka, maka hendaklah ia memadamkannya dengan air yang dingin dan hendaklah ia menghadap ke sungai yang mengalir. Hendaklah ia menghadap ke air yang mengalir sesudah terbit fajar dan sebelum terbit matahari. Dan hendaklah ia mengucapkan: “Dengan menyebut nama Allah. Ya Allah, sembuhkanlah hambamu dan teguhkanlah rasulmu. Dan hendaklah ia berbenam di dalamnya tiga kali selama tiga hari. Dan jika tidak sembuh berbenam lima kali, maka ia harus berbenam tujuh kali. Sebab kesembuhannya tidak akan tujuh hari, atas izin Allah“.

Aku katakan: Perbuatannya ini akan bermanfaat bagi dirinya, pada musim panas di musim-musim yang panas, xsesuai dengan syarat-syarat terdahulu. Sebab air pada waktu itu dalam keadaannya yang paling dingin karena jauhnya dari sentuhan sinar matahari  dan kekuatan cukup banyak pada waktu itu karena, sebagaimana pula tidur, ketenangan dan dinginnya udarapun bermanfaat baginya. Maka terkumpullah tenaga dari kekuatan-kekuatan dan tenaga obat-obatan – yakni ait yang dingin – dalam menghadapi panas dari demam aksidental atau demam tertian, yang tanpa tumor atau gejala-gejala yang membahayakan atau materi-materi  yang rusak, sehingga yang demikian pun akan menyembuhkannya atas izin Allah, terutama pada salah satu  hari yang disebutkan di dalam hadits; yaitu pada hari-hari yang di dalamnya kebanyakan penyakit yang akut terjadi, terutama di negeri-negeri yang telah disebutkan itu karena sensitivitas humor penduduknya dan kecepatn mereka terpengaruh obat-obatan yang bermanfaat.

Dinukil dari Kitab Thibbun Nabawi (Ibnul Qayyim), terj. Metode Pengobatan Nabi, Griya Ilmu, pent. Al-Ustadz Abu Umar Basyir

Blog pada WordPress.com. | Tema: Motion oleh volcanic.
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.